CB Magazine »
EKSEKUTIF
»
Walikota Surabaya Gratiskan Buku Pelajaran dan LKS (SD - SMP - SMA)
Walikota Surabaya Gratiskan Buku Pelajaran dan LKS (SD - SMP - SMA)
Posted by CB Magazine on Selasa, 15 Oktober 2013 |
EKSEKUTIF
SURABAYA -- Untuk meringankan beban orang tua siswa, Pemerintah Kota Surabaya akan gratiskan semua buku pelajaran dan Lembar Kerja Siswa (LKS).
Buku-buku itu akan diberikan pada semua murid mulai SD-SMA atau SMK, baik di sekolah negeri atau swasta.
Tri Rismaharini Walikota Surabaya mengatakan, penggratisan buku itu dilakukan, karena sampai sekarang, dia masih sering mendapatkan laporan dan keluhan dari orang tua siswa, yang menyampaikan masih banyak pungutan, dengan alasan untuk beli buku pelajaran dan LKS.
"Saya berharap tahun depan, buku pelajaran itu sudah bisa diberikan ke semua sekolah, termasuk LKS, sehingga tidak ada lagi pungutan dalam bentuk apapun di semua sekolah," kata Risma, Selasa (15/10/2013).
Tentang besar anggaran yang akan disiapkan pemkot untuk menggratiskan buku pelajaran dan LKS itu, Walikota mengaku belum tahu, karena sekarang masih didata dan dihitung Dinas Pendidikan Surabaya.
Dengan adanya penggratisan buku pelajaran dan LKS, diharapkan tidak ada lagi anak yang tidak bisa sekolah di Surabaya, hanya karena tidak mampu beli buku dan LKS.
"Kalau memang masih ada anak usia sekolah yang bekerja, saya tidak melarang, asal pekerjaan itu dilakukan, sesudah mereka selesai sekolah," terang Walikota. - (ss/131015/etosh) - .
Buku-buku itu akan diberikan pada semua murid mulai SD-SMA atau SMK, baik di sekolah negeri atau swasta.
Tri Rismaharini Walikota Surabaya mengatakan, penggratisan buku itu dilakukan, karena sampai sekarang, dia masih sering mendapatkan laporan dan keluhan dari orang tua siswa, yang menyampaikan masih banyak pungutan, dengan alasan untuk beli buku pelajaran dan LKS.
"Saya berharap tahun depan, buku pelajaran itu sudah bisa diberikan ke semua sekolah, termasuk LKS, sehingga tidak ada lagi pungutan dalam bentuk apapun di semua sekolah," kata Risma, Selasa (15/10/2013).
Tentang besar anggaran yang akan disiapkan pemkot untuk menggratiskan buku pelajaran dan LKS itu, Walikota mengaku belum tahu, karena sekarang masih didata dan dihitung Dinas Pendidikan Surabaya.
Dengan adanya penggratisan buku pelajaran dan LKS, diharapkan tidak ada lagi anak yang tidak bisa sekolah di Surabaya, hanya karena tidak mampu beli buku dan LKS.
"Kalau memang masih ada anak usia sekolah yang bekerja, saya tidak melarang, asal pekerjaan itu dilakukan, sesudah mereka selesai sekolah," terang Walikota. - (ss/131015/etosh) - .
Tweet
